February 4, 2023

Mengulik Ragam Kuliner Nusantara Lewat Web Series

Indonesia bukan hanya kaya dengan keindahan alamnya. Indonesia dengan keanekaragaman budayanya, juga punyai kuliner yang beragam. Nah, untuk memperkenalkan kuliner nusantara, Www.indonesiakaya.com ulang menghadirkan beragam tontonan dan hiburan menarik bagi para penikmat seni di rumah. Di bulan Ramadhan th. 2022 ini, indonesiakaya.com ulang menghadirkan tidak benar satu web site series andalannya yakni Kuliner Indonesia Kaya.

Web series yang senantiasa menghadirkan filosofi, cara, tips memasak, dan mengulik kuliner khas Nusantara tersebut, kali ini dikemas dengan format yang jadi menarik sejak Jumat, 8 April 2022 pukul 19.00 WIB di kanal YouTube IndonesiaKaya. “Selain kaya akan keragaman budaya dan bahasa, Indonesia juga punyai kuliner yang tak kalah beragam di tiap wilayah. Berangkat dari keragaman berikut kami menghadirkan web site series ini untuk menginspirasi dan menambah wawasan para penikmat seni terutama pengagum kuliner sejak 2017,” ujar ujar Renitasari Adrian menu kuliner indonesia

Ada yang unik dari tiga episode terakhir Kuliner Indonesia Kaya di bulan Ramadhan 2022 ini. Selain dikemas dengan format dokumenter, masing-masing episode terakhir dari Kuliner Indonesia Kaya akan mengisahkan kuliner dari kota Kudus, Yogyakarta, dan juga Cirebon. “Kami harap dengan kemasan yang baru Kuliner Indonesia Kaya bisa jadi solusi hiburan bagi para penikmat seni, terutama pengagum kuliner dan mengetahui histori di balik terciptanya hidangan tersebut,” ujar Renitasari.

Pada episode pertama, Kuliner Indonesia Kaya akan mengajak para pengagum kuliner untuk memutari sebagian kuliner legendaris khas Kudus. Selain dikenal sebagai kota kretek dan juga batik, Kudus juga punyai ragam kuliner yang sangat menarik seperti jenang, jangklong, garang asem, soto jangkrik, sampai opor sunggingan. Dalam web site series yang berdurasi kurang lebih sepuluh menit ini, pengagum kuliner dimanjakan dengan visualisasi yang menggugah selera dan narasi menarik dari Lentog Tanjung Jasno, Warung Makan Pak H. Sulichan yang menyediakan Nasi Pindang dan Soto Kerbau, dan Sate Kerbau. Para penjual menceritakan bagaimana awal mula mereka berjualan, proses pembuatan, sampai harapan mereka.

Dalam episode ke dua yang ditayangkan jadi Jumat 15 April 2022, di YouTube IndonesiaKaya, pengagum kuliner diajak untuk datang ke ragam kuliner yang tersedia di kota Yogyakarta. Kota yang tersohor sebab kebudayaannya dan keunikan alamnya ini, juga punyai ragam kuliner klasik seperti gudeg, brongkos, sate klathak, serta kopi joss yang ringan ditemukan dan menarik hati banyak wisatawan. Di episode ini, pengagum kuliner diajak untuk lihat proses pembuatan dan histori dari Gudeg Manggar Bu Dullah yang telah mempertahankan cita rasanya lebih dari 20 tahun. Terbuat dari bunga kelapa (manggar), gudeg ini masih dibikin secara tradisional sehingga tersedia aroma khas dari kayu bakar.

“Gudeg manggar itu dulunya jadi makanan para raja, makanan yang istimewa dan tidak bisa tiap tiap hari dinikmati orang-orang sehingga gudeg manggar ini jadi tidak benar satu tujuan kuliner di Yogyakarta, terutama Bantul. Secara garis besar, bumbu yang digunakan sama. Hanya diproses masaknya yang perlu waktu lebih lama, proses pemanasannya 1 hari 1 malam baru kami berani jual,” terang Wulan, generasi ke dua dari Gudeg Manggar Bu Dullah.

Kemudian pengagum kuliner diajak untuk mengintip proses pembuatan Mangut Lele Dapur Asli Mbok Marto, sesudah mendengarkan cerita dari generasi ke dua dari Mbok Marto, pengagum kuliner diajak untuk datang ke Thiwul Ayu Mbok Sum untuk lihat proses pembuatan Tiwul dan Gatot yang kerap dijadikan sebagai oleh-oleh atau buah tangan dari Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *